Menanamkan nilai kebangsaan, disiplin, dan rasa cinta tanah air adalah bagian integral dari pendidikan karakter di SMK Negeri 1 Susut. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui keikutsertaan siswa-siswi dalam Program Bela Negara Tahap 1 yang dilaksanakan di Dodiklatpur Rindam IX/Udayana pada 12–13 Juli 2025.
Sebanyak 14 siswa dan siswi terpilih mengikuti program ini dengan penuh semangat. Mereka merupakan perwakilan terbaik dari berbagai jurusan yang telah melalui proses seleksi internal. Kegiatan ini menjadi ajang pembentukan karakter kebangsaan sekaligus sarana memperkuat rasa cinta tanah air melalui pembelajaran langsung dari lingkungan militer yang disiplin dan terstruktur.
Kegiatan ini dilepas secara resmi oleh Kepala SMK Negeri 1 Susut, I Dewa Gede Putra Astika, S.Kom, Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi sekaligus menegaskan pentingnya kegiatan bela negara dalam membentuk jati diri generasi muda.
“Anak-anak sekalian adalah duta SMK Negeri 1 Susut dalam menanamkan semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan. Gunakan kesempatan ini untuk belajar disiplin, kerja sama, dan cinta tanah air. Apa yang kalian dapat di sini akan menjadi bekal berharga, tidak hanya untuk dunia kerja, tetapi juga untuk kehidupan bermasyarakat,” pesan beliau disambut tepuk tangan seluruh peserta dan guru pendamping.
Sebanyak 14 siswa dan siswi mengikuti program ini dengan penuh semangat. Mereka merupakan perwakilan terbaik dari berbagai jurusan yang telah melalui proses seleksi internal. Kegiatan ini menjadi ajang pembentukan karakter kebangsaan sekaligus sarana memperkuat rasa cinta tanah air melalui pembelajaran langsung dari lingkungan militer yang disiplin dan terstruktur.
Pembinaan Disiplin dan Cinta Tanah Air
Selama dua hari, para peserta mendapatkan materi yang mencakup wawasan kebangsaan, sejarah perjuangan bangsa, pembinaan mental dan fisik, pelatihan baris-berbaris, serta simulasi kedisiplinan. Kegiatan disampaikan oleh pelatih profesional dari Dodiklatpur Rindam IX/Udayana, yang mengedepankan pendekatan edukatif namun tetap berkarakter tegas khas militer.
Pendampingan langsung dilakukan oleh Kepala sekolah, I Dewa Gede Putra Astika, S.Kom, Pembina OSIS, Drs. I Nyoman Pageh, Guru BK, Luh Wijayanti, S.Pd, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarpras, I Ketut Gunartha, S.T. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh terhadap siswa agar dapat mengikuti program ini secara optimal.
I Nyoman Pageh, Pembina OSIS, menyampaikan bahwa kegiatan Bela Negara sangat relevan untuk membentuk mental generasi muda di tengah tantangan global.
“Bela Negara bukan hanya tentang latihan fisik, tetapi tentang menanamkan nilai-nilai luhur bangsa. Siswa kita belajar arti kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat persatuan. Ini bekal penting untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Keikutsertaan siswa-siswi SMK Negeri 1 Susut dalam Program Bela Negara Tahap 1 bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi merupakan bagian dari strategi pendidikan karakter yang terintegrasi dengan visi sekolah. Melalui pelatihan langsung di lingkungan militer, siswa diajak untuk menginternalisasi nilai kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Program ini sejalan dengan upaya SMK Negeri 1 Susut membentuk lulusan yang cerdas, terampil, berkarakter, dan berjiwa nasionalis, sehingga mampu menjadi bagian dari generasi emas Indonesia yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Sekolah juga mengaja masyarakat untuk bersama-sama mendukung pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Dengan kerja sama yang solid antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, cita-cita membangun generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan mencintai tanah air dapat terwujud.



