Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan langkah awal penting bagi siswa baru dalam memasuki dunia pendidikan di jenjang SMK. MPLS tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah, melainkan juga membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa percaya diri agar peserta didik siap menempuh perjalanan belajar selama tiga tahun ke depan.
Di SMK Negeri 1 Susut, MPLS tahun 2025 dikemas secara RAMAH (Riang, Aman, Menyenangkan, Aktif, dan Humanis) sehingga memberikan pengalaman yang ceria, inspiratif, dan penuh makna bagi seluruh peserta didik baru. Rangkaian kegiatan dilaksanakan pada 17–25 Juli 2025, dimulai dengan Pra MPLS selama dua hari, kemudian dilanjutkan dengan MPLS inti selama lima hari.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, orang tua siswa, serta perwakilan lembaga terkait. Kepala SMK Negeri 1 Susut, I Dewa Gede Putra Astika, S.Kom, menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan formal, tetapi juga ajang pembentukan karakter.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang akan melanjutkan cita-cita bangsa. Melalui MPLS Ramah ini, kami ingin menanamkan semangat belajar, disiplin, dan kebersamaan sejak awal. Kami percaya bahwa dengan suasana ceria, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” ungkapnya.
Pra MPLS Hari Pertama (17 Juli 2025): Sosialisasi dengan Orang Tua
Pra MPLS dimulai pada Kamis, 17 Juli 2025 dengan sosialisasi bersama orang tua/wali siswa baru. Kegiatan ini menjelaskan tujuan, tata tertib, serta mekanisme MPLS, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi anak-anak menghadapi masa transisi.
Orang tua diberikan pemahaman tentang visi misi sekolah, peraturan, serta layanan pendidikan di SMK Negeri 1 Susut. Kepala sekolah menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara sekolah dan orang tua.
Suasana hangat terlihat ketika orang tua diajak berdiskusi, menyampaikan aspirasi, serta menerima informasi yang jelas terkait program sekolah. Dengan demikian, dukungan orang tua terhadap perjalanan pendidikan anak semakin kokoh.
Pra MPLS Hari Kedua (18 Juli 2025): Perkenalan dan Persiapan
Hari kedua Pra MPLS pada Jumat, 18 Juli 2025, difokuskan pada perkenalan siswa baru serta pembentukan kelompok kecil. Aktivitas ini bertujuan membangun solidaritas, melatih komunikasi, serta menciptakan rasa kebersamaan di antara siswa.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis terkait persiapan MPLS utama. Guru dan OSIS memberikan arahan tentang perlengkapan yang harus dibawa, tata tertib, serta motivasi agar siswa mengikuti kegiatan dengan semangat.
Pembina OSIS, I Nyoman Pageh, menekankan bahwa persiapan mental sama pentingnya dengan persiapan teknis. “Kami ingin siswa merasa senang, bukan takut. MPLS adalah ajang belajar bersama, bukan untuk menakut-nakuti,” ujarnya.
MPLS Hari Pertama (21 Juli 2025): Sambutan Hangat dan Museum Keliling
MPLS resmi dimulai pada Senin, 21 Juli 2025. Kepala SMK Negeri 1 Susut, I Dewa Gede Putra Astika, S.Kom, membuka kegiatan secara resmi dengan sambutan hangat kepada seluruh siswa baru. “Mulai hari ini, kalian adalah bagian dari keluarga besar SMK Negeri 1 Susut. Mari belajar dengan semangat, menjaga disiplin, dan bangga menjadi pelajar Indonesia,” tegasnya.
Keistimewaan MPLS hari pertama adalah hadirnya UPTD Museum Bali melalui program “Museum Keliling Tahun 2025 SMA/SMK Se-Bali.” Kepala UPTD Museum Bali, Ida Ayu Made Sutariani, S.S., M.Si, beserta jajarannya, memperkenalkan keberadaan Museum Bali sebagai pusat budaya dan sejarah.
Narasumber Intan Maulida Al Barroh menyampaikan materi interaktif yang mengajak siswa menjelajahi sejarah, budaya, dan nilai luhur Bali. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya dan berdiskusi.
MPLS Hari Kedua (22 Juli 2025): Mengenal Sekolah Lebih Dekat
Pada Selasa, 22 Juli 2025, MPLS difokuskan pada pengenalan sarana, prasarana, serta sistem pendidikan di SMKN 1 Susut.
- Wakasek Sarpras, I Ketut Gunarta, ST., M.Pd memaparkan fasilitas sekolah yang menunjang proses belajar.
- Wakasek Kurikulum, Drs. I Wayan Suarnata, M.Pd menyampaikan visi, misi, dan kurikulum yang berlaku.
- Guru BK, Luh Widi Wicaksani, S.Pd dan Luh Putu Wijayanthi, S.Pd memberikan materi tentang prosedur izin serta edukasi Stop Bullying.
- Guru Bahasa Indonesia, Ni Wayan Sri Agustini, S.Pd dan Sang Ayu Putu Jatiani, S.Pd menekankan pentingnya literasi numerasi di SMK.
- Pembina Pramuka, Sang Made Alit Setiawan, S.Sn, memperkenalkan Satuan Penegak Pramuka SMK Negeri 1 Susut.
Kegiatan hari kedua menanamkan pemahaman mendalam bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter.
MPLS Hari Ketiga: Bertepatan dengan Hari Anak Nasional
Hari ketiga MPLS semakin meriah karena bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2025. Kegiatan diawali dengan senam bersama, menciptakan suasana sehat, bugar, dan penuh semangat.
Selanjutnya, berbagai materi edukatif disampaikan:
- Koramil Susut memberikan pelatihan baris-berbaris, menanamkan disiplin dan tanggung jawab.
- Wakasek bidang Kesiswaan, I Wayan Wedana Yasa, ST, MT memperkenalkan layanan kesiswaan serta menyampaikan materi PPKSP sebagai upaya mencegah kekerasan di sekolah.
- Bank BPD Bali cabang Bangli menghadirkan sosialisasi literasi keuangan serta pembukaan rekening tabungan SimPel, mengajarkan siswa kebiasaan menabung sejak dini.
Hari Anak Nasional menjadi momentum tepat untuk mengingatkan siswa akan pentingnya tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung potensi.
MPLS Hari Keempat: Pembekalan Karakter dan Kebangsaan
Hari keempat pelaksanaan MPLS Ramah 2025 di SMKN 1 Susut berlangsung penuh makna dengan berbagai pembekalan penting bagi murid baru. Materi yang disajikan tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membentuk karakter serta gaya hidup sehat agar siswa siap menghadapi tantangan masa depan.
Adapun rangkaian materi yang diberikan antara lain:
- Empat Pilar Kebangsaan – disampaikan oleh Pembina OSIS, Drs. I Nyoman Pageh, untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kesadaran berbangsa.
- Bahaya NAPZA dan Judi Online – dipaparkan oleh pihak Polsek Susut, sebagai langkah pencegahan agar generasi muda terhindar dari penyimpangan yang dapat merusak masa depan.
- Kesehatan Reproduksi dan Mental – dibawakan oleh Puskesmas Susut II, bertujuan agar siswa tumbuh sehat, tangguh, dan memiliki kesadaran diri yang baik dan materi menarik Isi Piringku: Pola Makan Sehat dan Bergizi sebagai panduan menjaga kesehatan tubuh melalui konsumsi makanan seimbang.
MPLS Hari Kelima: Riang Gembira sebagai Penutup
Puncak MPLS diisi dengan perlombaan riang gembira yang melibatkan seluruh siswa baru. Beragam permainan edukatif digelar untuk melatih kekompakan dan kreativitas. Permainan rigem menjadi favorit karena menuntut kerja sama tim yang solid. Acara ditutup dengan pembagian hadiah lomba, disambut dengan sorak-sorai gembira. Senyum siswa menjadi bukti bahwa MPLS berakhir dengan kesan positif.
Optimisme dan Semangat Baru
Rangkaian Pra MPLS dan MPLS Ramah 2025 di SMKN 1 Susut berhasil memberikan pengalaman berharga bagi siswa baru. Kegiatan yang penuh semangat, edukatif, dan menyenangkan ini menanamkan nilai disiplin, kerja sama, literasi, cinta budaya, serta nasionalisme.
Kepala sekolah menutup kegiatan dengan pesan optimis, “Kami yakin generasi baru SMK Negeri 1 Susut akan menjadi pribadi unggul, disiplin, dan berkarakter. Mari songsong masa depan dengan semangat belajar, menjaga budaya, serta cinta tanah air. SMK Bisa! SMK Hebat!”
Dengan komitmen membangun karakter sejak awal, SMK Negeri 1 Susut mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di sekolah ini, tempat yang tidak hanya mendidik, tetapi juga membentuk generasi muda menjadi insan berprestasi, berbudaya, dan berkarakter.



